Galakkan Ekonomi Pedesaan, Muammar : Desa Memilik Potensi untuk Keberlanjutan Hidup Lebih Tinggi Ketimbang di Kota



Aceh Timur I Krisis ekonomi yang dipicu pandemi Covid-19 membuat banyak penduduk kota terpaksa harus kembali desa, Kedatangan para pekerja yang mayoritas berusia produktif ini perlu dioptimalkan karena bisa menjadi energi baru  dalam pengembangan ekonomi berbasis pedesaan.
Hal tersebut disampaikan oleh tokoh muda Aceh Timur Muammar (Mahasiswa Program Doktorl Universitas Diponegoro).

Menurut Muammar, "penyebaran pandemi Covid-19 dalam 2 tahun terakhir ini telah menciptakan ledakan pengangguran, bahkan kemiskinan baru, banyak pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), sebutnya

"Ribuan penduduk usia kerja yang telah kehilangan pekerjaannya akibat Pandemi ini,  Pengangguran terbesar terjadi di wilayah kota-kota, dan mereka terpaksa harus kembali ke desa. Katanya 

Penduduk kota yang melakukan ruralisasi atau kembali ke desa sebagian besar memilih bekerja di sektor pertanian, peternakan dan usaha micro lainnya dengan basis utamanya adalah pedesaan hanya sebahagian kecil yang memilih membuka usaha dagang, seperti halnya banyak Caffe-Caffe yang tumbuh ditengah Pandemi ini. Imbuhnya 

Menurut Muammar "desa memiliki potensi untuk keberlanjutan hidup lebih tinggi ketimbang di kota, hal ini dapat kita lihat dan rasakan ketika krisis 1998 dan pendemi Covid-19 ini. Oleh karena itu maka sudah seharusnya kita mendorong pemerintah Aceh  guna berkomitmen dalam membangkitkan ekonomi pedesaan dan usaha mikro lainnya. Ujarnya 

"Sisi positif dari pandemi Covid-19 mengingatkan kita bahwa tumpuan masa depan bangsa sebenarnya ada di desa, sumber daya alam ada di desa, sumber daya manusia itu ada di desa, bebernya.

"alasan itu dia mendorong paradigma saatnya pembangunan diubah menjadi back to rural atau kembali ke perdesaan, kita harus bergandengan tangan membantu pemerintah dalam menjalankan program pengembangan ekonomi dari desa, ajak Muammar.

Perputaran uang untuk food consumption saja per bulan itu luar biasa sekali jumlahnya, sehingga pemerintah Aceh berkomitmen untuk membangkitkan ekonomi dari desa, kita harus mengapresiasi sikap pemerintah Aceh yang peduli terhadap kemakmuran rakyat, tuturnya. (Rls/aif)

Post a Comment

0 Comments