YKMI Bersama UNHCR Berikan Bantuan kepada 81 Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Timur

YKMI Bersama UNHCR Berikan Bantuan kepada 81 Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Timur
Serambi Indonesia. Pemkab Aceh Timur, melalui petugas Dinas Kesehatan setempat, sejak Jumat malam sudah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap 81 warga Rohingya yang terdampar di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Adapun bantuan yang didistribusikan berupa air mineral, sarung, handuk, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, sampo, masker, pembalut, pakaian dalam, alas kaki, serta terpal untuk berbagai keperluan. Termasuk untuk mendirikan MCK dan kamar mandi darurat.

Simpang Ulim, Aceh Timur - YKMI dengan dukungan dari UNCHR mendistribusikan bantuan kepada 81 pengungsi Rohingya yang baru terdampar di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (4/6/2021).

Adapun bantuan yang didistribusikan berupa air mineral, sarung, handuk, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, sampo, masker, pembalut, pakaian dalam, alas kaki, serta terpal untuk berbagai keperluan.

Termasuk untuk mendirikan MCK dan kamar mandi darurat.

“Kami bergerak cepat menuju lokasi dan mendistribusikan bantuan yang kira-kira mendesak bagi para pengungsi Rohingya yang terdampar. Ini semua kami lakukan semata-mata atas nama kemanusiaan, soal tindak lanjut dari penanganan pengungsi selanjutnya, kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak pemerintah setempat dan juga kepada UNHCR selaku lembaga PBB dalam urusan pengungsi," ujarnya.

Sejauh ini, kondisi para pengungsi Rohingya dalam keadaan baik.

Meski sebelumnya beberapa diantara pengungsi, sempat mengeluh gatal-gatal.

Namun, keadaan tersebut langsung ditangani oleh tim dari Dinas Kesahatan Aceh Timur yang ikut bertugas di lokasi penampungan sementara.

Sambil menunggu kepastian, pengungsi bergotong royong membantu petugas menggali sumur dangkal sebagai sumber ketersedian air bersih sehari-hari, mendirikan MCK, serta membantu memasak.

Sebelumnya, YKMI dan UNHCR juga turut serta dalam membantu 297 pengungsi Rohingya yang terdampar di Lhokseumawe pada September 2020 yang lalu.

Dimana waktu itu, bantuan yang diberikan berupa penyediaan fasilitas penampungan (shelter) di eks Kantor BLK, Desa Meunasah Mee, Lhokseumawe, sarana air bersih, dan sanitasi hingga pemenuhan kebutuhan harian berupa bahan makanan dan minuman. [*]


Sumber artikel by SERAMBINEWS.COM

Post a Comment

0 Comments