Israel Serang Gaza Rabu Dinihari, Serangan Pertama di Bawah PM Baru Naftali Bennet

JAKARTA— Gencatan senjata Israel dan Palestina di jalur Gaza sepertinya berakhir. Militer Israel menyerang Gaza Rabu (16/6) dini hari waktu setempat.

Serangan ini merupakan yang pertama dilakukan Israel di bawah pemerintahan baru Perdana Menteri Naftali Bennett.

Militer Israel menyerang kompleks yang dituding merupakan markas militer Hamas.

PM Bennett mengalahkan Benjamin Netanyahu, yang telah berkuasa 12 tahun, dalam pemilihan di parlermen Israel =, Minggu (13/6/2021).

Militer Israel mengklaim itu adalah serangan balasan atas peluncuran balon beramunisi dari wilayah tersebut yang membakar ladang di Israel selatan.

Melansir Reuters, balon diluncurkan Hamas menyusul provokasi Israel melalui pawai nasionalis di Yerusalem Timur yang membuat marah warga Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel bahkan mengaku siap dengan pertempuran baru.

“Siap untuk semua skenario, termasuk pertempuran baru dalam menghadapi aksi teroris lanjutan yang berasal dari Gaza,” tegas militer.

Serangan udara Israel dan balon udara Hamas menandai gejolak besar pertama antara Israel dan Gaza sejak gencata senjata 21 Mei.

Genjatan senjata mengakhiri pertempuran 11 hari antara kedua belah pihak yang menewaskan 260 warga Palestina di Gaza dan 13 orang Israel.

Sementara itu, mengutip AFP, sumber Palestina menyebut angkatan udara Israel menargetkan satu situs di timur Gaza Selatan. Seorang jurnalis foto media itu melihat ledakan di wilayah tersebut.(ral/int/pojoksatu)

Post a Comment

0 Comments