Hasil Monitoring Pekerja PT Medco Tidak Ditemukan Bau Gas


HABANAGGROE24.COM | ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama aparat terkait tengah berkoordinasi untuk mencari sumber bau yang dikeluhkan warga. Perusahaan juga langsung mengukur kadar gas di pemukiman warga dan lokasi sumur pada minggu (27/6) malam dengan hasil aman dan tidak ditemukan adanya gas yang menyebabkan timbulnya bau. Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Puskesmas, Rumah Sakit dan aparat daerah terkait warga yang saat ini mengungsi.

Berdasarkan monitoring pekerja Perusahaan di lokasi, hingga Minggu (27/6/2021) malam tidak ditemukan adanya bau gas. Selain itu, Perusahaan juga tidak sedang melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan bau. Namun, Perusahaan terus memonitor aktivitas operasi. 

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BPMA dan aparat terkait serta berharap dukungan masyarakat, pemerintah serta pemangku kepentingan agar operasi Perusahaan dapat berjalan aman,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Indonesia Arif Rinaldi.

Sebelumnya diberitakan ACEH TIMUR - Pada beberapa bulan lalu masyarakat Aceh Timur tepatnya di kecamatan Banda Alam, Gampong/Desa Panton Rayeuk T, dihebohkan dengan bau gas beracun yang berasal dari sumur bor Minyak dan Gas  PT. Mecco E&P Malaka Blok A  pada Hari Jum'at (9/4/2021) lalu.

Dalam kejadian tersebut puluhan orang sempat di bawa ke Rumah Sakit sedangkan ratusan masyarakat Panton Rayeuk T lainnya terpaka mengungsi ke kantor Camat setempat selama  5 Hari akibat menghirup gas beracun dari kebocoran proses pencucian sumur gas milik PT Medco E&P Malaka di Gampong Alue Siwah.

Naasnya, kini peristiwa serupa pun kembali dirasakan oleh masyarakat setempat sebagaimana yang terkonfirmasi ke pukesmas Banda Alam sebanyak 11 orang dan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Zubir Mahmud sudah 2 orang pada Minggu Malam pukul 23.30 WIB (27/06/2021).

"Sudah 11 orang yang dibawa ke puskesmas dan 2 orang yang sudah di rujuk ke RS. Zubir Mahmud," Kata Kepala Pukesmas Banda Alam, Rasyidin, ke Awak Media.

Menurut warga Panton Rayeuk T, Mudir, bau busuk tersebut sudah mulai tercium dari Siang Hari nya.

"Tadi sore ada kawan yang pulang dari kebun yang dekat sama sumur tersebut, dan bau busuk sudah tercium dari siang hari nya namun ia fikir bau apa gitu, terus pas habis magrib bau busuk tersebut sudah mulai tercium sampai perkampungan dan beberapa orang sudah mulai tumbang, kini sudah dibawa ke puskesmas dan ada yang sudah dirujuk ke RS. Zubir Mahmud 2 orang," Jelas Mudir.

Lanjutnya, kini semua warga Panton Rayeuk T sudah mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam untuk menghindari dari hal hal yang tidak diinginkan.

"Semua pak, semua warga sudah mengungsi ke kantor camat pak," Ujar Mudir Saat dikonfirmasi Awak Media di Lapangan

Post a Comment

0 Comments