Terbongkar! Ini Alasan Instagram Hapus Konten Serangan Brutal Israel di Al-Aqsa

INSTAGRAM dan Facebook sebagai induknya menuai kritik pedas netizen dunia karena menghapus konten yang berkaitan dengan serangan Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Konten dukungan terhadap Palestina yang dihiasi tagar AlAqsa diblok atau dihapus secara otomatis oleh Instagram.
 
Pengguna yang mengunggah video memperlihatkan kekerasan tentara Israel, kaget saat mengetahui unggahan tersebut malah dihapus.

Rupanya, Instagram menghapus konten tersebut karena sistem membaca keterkaitan antara Al Aqsa dengan kelompok teroris.

“Untuk lebih jelasnya – kami tidak pernah menetapkan Masjid Al-Aqsa di bawah kebijakan Dangerous Organizations, melainkan merujuk sebuah organisasi dengan nama ‘Al-Aqsa,” bunyi memo internal Facebook.

Dilansir The Verge, Facebook pun langsung mengklarifikasi masalah ini dan menegaskan penghapusan konten tersebut terjadi semata karena kekeliruan sistem.

“Selain mengacu pada tempat, Al Aqsa juga sayangnya digunakan sebagai nama dari beberapa organisasi terlarang. Akan tetapi, seharusnya term ini tidak melanggar kebijakan kita,” jelas Facebook.

Kelompok teroris tersebut diduga bernama Al Aqsa Martyrs’ Brigade.

Instagram lalu mengaitkan nama Al Aqsa pada kelompok tersebut dengan penyerangan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa.

“Kami tak pernah memasukkan Masjid Al Aqsa di dalam kebijakan Organisasi Berbahaya. Hanya organisasi dengan nama Al Aqsa yang masuk dalam kebijakan itu,” klarifikasi Facebook.

Facebook kini telah memperbarui panduannya untuk para moderator agar konten mengenai Masjid Al-Aqsa tidak lagi dihapus.

Hanya konten spesifik yang merujuk pada organisasi terlarang memakai nama Al Aqsa yang dilarang.

“Penghapusan konten berdasarkan penyebutan nama masjid itu adalah bentuk kekeliruan penegakkan aturan dan seharusnya tak terjadi,” pungkas Facebook.

Post a Comment

0 Comments