Penerimaan CPNS dan PPPK di Aceh Mulai Juni 2021, Didominasi Guru

foto: Serambinews.com

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota se-Aceh tahun ini akan menerima ribuan guru melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Perekrutan guru PPPK tersebut dilakukan bersamaan dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021. Proses seleksi guru PPPK dan CPNS dijadwakan dimulai pada bulan depan.

Kepastian penerimaan CPNS dan guru PPPK tahun 2021 disampaikan Kepala Badan Kepegawaian (BKA) Aceh, Abdul Qahar SKom MM. kepada Serambi, Jumat (21/5/2021). Menurut Abdul Qahar, penerimaan CPNS tahun ini sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat melalui Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Nomor  643 Tahun 2021 tentang Formasi CPNS Tahun 2021.

Ia menjelaskan, pengumuman serentak akan dilakukan pada 30 Mei 2021 dan kemudian dilanjutkan dengan masa pendaftaran, termasuk pengunggahan semua persyaratan (berkas) secara online hingga 13 Juni mendatang.

Untuk Pemerintah Aceh, sebut Abdul Qahar, guru yang diterima melalui jalur PPPK sebanyak 5.249 orang. "Formasi guru yang direkrut melalui PPPK ini adalah guru untuk tingkatan SMA di lingkungan Pemerintah Aceh. Dan, bisa jadi nanti penempatannya di seluruh SMA," ungkap Kepala BKA.

Sementara jumlah formasi CPNS di lingkup Pemerintah Aceh tahun ini, lanjut Abdul Qahar, adalah 370 orang. Formasi itu terdiri atas tenaga kesehatan 272 orang dan tenaga teknis 98 orang. Sementara klasifikasi kuota dan formasi CPNS dan guru PPPK untuk kabupaten/kota di Aceh, tambah Abdul Qahar, sudah disampaikan langsung ke masing-masing daerah.

“Penerimaan akan diumumkan serentak pada 30 Mei mendatang. Jadwalnya 30 Mei sampai 13 Juni 2021, di dalamnya sudah termasuk jadwal pendaftaran. Jika ada perubahan, nanti akan kami kabarkan kembali," katanya.

Dia menjelaskan, calon peserta CPNS dan guru PPPK nantinya bisa mendaftar secara mandiri melalui link CASN yang sudah ditentukan pusat dan link tersebut akan diberikan saat mendaftar nanti. "Bisa mendaftar secara mandiri, nanti bisa upload sendiri ada link CASN, ditentukan oleh pusat. Siapapun bisa akses ke link tersebut," katanya.

Terkait persyaratan, Abdul Qohar mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa menyampaikan hal tersebut karena belum ada aturan petunjuk yang jelas. Namun, sambungnya, persyaratan tentu tidak akan berbeda jauh dengan saat penerimaan CPNS tahun sebelumnya. Karena tahun ini masih dalam kondisi pandemi, katanya, pendaftaran dan tes akan dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Terkait syarat, nanti akan diumumkan lagi. Informasi awal ini kami sampaikan agar semua calon peserta bisa bersiap-siap. Untuk pendaftaran dan tes nanti menerapkan protkes. Daftarnya semua online, peserta bisa mendaftar secara mandiri di mana saja mereka berada. Tes pun masih seperti tahun lalu, kita gunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan menerapkan protokol kesehayan yang ketat," pungkas Abdul Qahar.

Formasi 9 daerah

Selain untuk Pemerintah Aceh, Serambi hingga tadi malam berhasil menghimpun formasi CPNS dan PPPK untuk sembilan kabupaten/kota. Kesembilan daerah itu adalah Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Lhokseumawe, Aceh Barat. Nagan Raya, Aceh Singkil, Subulussalam, dan Aceh Jaya. Sementara satu kabupaten lain yaitu Pidie Jaya, masih menunggu formasi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banda Aceh, Azanasrianty SH MH, mengatakan, tahun ini Banda Aceh menerima 172 formasi. Jumlah itu, sebutnya, meliputi 138 formasi guru PPPK dan 34 formasi CPNS yang terdiri atas 23 tenaga kesehatan dan 11 tenaga teknis.

Kepala BKPSDM Aceh Besar, Drs Asnawi MSi, kepada Serambi, Jumat (21/5/2021), mengatakan,  tahun ini kabupaten itu menerima 60 CPNS dan 508 guru PPPK. Sehingga totalnya 568 orang. “Formasi CPNS masing-masing tenaga teknis tujuh orang dan tenaga kesehatan 53 orang. Untuk tenaga kesehatan, yang paling banyak dibutuhkan yaitu apoteker 27 orang, Disusul, perawat (ners) 8 orang, dokter gigi dan dokter umum masing-masing tiga orang, dan anestesi dua orang,” jelas Asnawi.

Sementara Pemkab Pidie tahun ini membuka 850 formasi. “Dari jumlah itu, 685 orang merupakan guru dengan status PPPK dan 165 formasi CPNS. Formasi CPNS terdiri atas tenaga kesehatan 133 orang dan tenaga teknis 32 orang,” jelas Kepala BKPSDM) Pidie, Mulyadi Nurdin Lc MH, kepada Serambi, kemarin.  Menurutnya, rincian formasi dan syarat pendaftaran akan diumumkan pada 30 Mei mendatang.

Kepala BKPSDM Lhokseumawe, Drs Mohd Nur MPd, mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa memberi keterangan secara pasti tentang jumlah formasi CPNS dam PPPK 2021 yang diberikan Pemerintah Pusat. Sebab, sebut Mohd Nur, pihaknya masih harus menunggu juknis dari Kemenpan RB dan Peraturan Kepala BKN.  Tapi, ada informasi menyebutkan bahwa kuota yang diberikan untuk Lhokseumawe sebanyak 375 orang PPPK dan 73 orang CPNS.

Kepala BKPSDM Aceh Jaya, Syarif Hidayat, menyebutkan, Aceh Jaya tahun ini akan menerima 435 aparatur sipil negara (ASN). Jumlah itu terdiri atas 338 guru PPPK dan 97 CPNS. “Formasi CPNS Aceh Jaya tahun ini terdiri atas tenaga kesehatan 77 orang dan tenaga teknis 20 orang,” rinci Syarif Hidayat.

Pemkab Aceh Singkil tahun ini menerima 737 ASN. Jumlah itu terdiri adalah formasi CPNS 88 orang , guru PPPK 509 orang, dan PPPK non-guru 140 orang. “Kami sudah selesai menggelar rapat internal persiapan membuat pengumuman dan persyaratan penerimaan PPPK dan CPNS. Persyaratan yang disusun dilakukan harmonisasi dengan instansi terkait dan pimpinan," ujar Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Ali Hasmi.

Sementara Pemkab Nagan Raya tahun ini menerima 702 ASN yang meliputi 228 formasi CPNS dan 474 guru PPPK. Formasi CPNS terdiri atas 215 tenaga kesehatan dan 13 tenaga administrasi. “Jumlah yang disetujui Kemenpan RB lebih sedikit dari jumlah yang kita usulkan pada Desember 2020 lalu yakni CPNS 300 orang dan guru PPPK 676 orang,” ujar Sekda Nagan Raya, H Ardimartha kepada Serambi, kemarin.

Pemkab Aceh Barat tahun 2021 akan merekrut 806 ASN. Jumlah itu terdiri atas CPNS 306 orang dan PPPK 500 orang. Kepala BKPSDM Aceh Barat, Teuku Fadli, kepada Serambi, Jumat (21/5/2021), menyebutkan, PPPK masing-masing untuk formasi guru 424 orang dan non-guru 76 orang. Sementara formasi rinci CPNS, menurutnya, akan disampaikan saat pengumuman resmi nantinya.

Sedangkan Pemko Subulussalam pada tahun ini merekrut 588 ASN. Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Subussalam, Jhoni Arizal, kepada Serambi, Kamis (20/5/2021), menyebutkan, dari 588 formasi yang dibuka, 335 formasi di antaranya diperuntukkan bagi guru PPPK. Sementara sisanya 253 formasi untuk CPNS dengan rincian 98 tenaga kesehatan dan 155 tenaga teknis.

Adapun Pemkab Pidie Jaya (Pijay) tahun ini mengusulkan 465 formasi. Jumlah itu meliputi formasi CPNS 319 orang dengan rincian tenaga kesehatan 141 orang dan tenaga teknis 178 orang, serta 146 formasi untuk guru PPPK. Kepala BKPSDM Pijay,  Said Abdullah SH MKM berharap usulan itu dapat disetujui oleh pemerintah pusat. "Pekan depan atau persisnya 28 Mei mendatang baru kita ketahui apakah usulan itu disetujui atau tidak," ungkap. 



Sumber artikel dari Serambinews.com
(dan/as/ar/bah/c52/de/riz/c45/lid/c43)

Post a Comment

0 Comments