Mantan Polisi yang Jadi DPO Kejari Aceh Timur Meninggal Karena Terpapar Covid-19, Dia Eks Polisi yang Terkait Kasus..

Dok Pesawat
Kajari Aceh Timur, Semeru, SH, MH, didampingi Kasipidum, Ivan Najjar Alavi, SH, MH, saat menerima kunjungan silaturahmi Persatuan Wartawan Aceh Timur (Pesawat), Selasa (6/4/2021). 

Satu daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Aceh Timur, yang merupakan mantan anggota Polres Aceh Timur, dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosa terpapar positif Covid-19.

Korban berinisial RW, warga Langsa Timur, Kota Langsa

Mantan polisi meninggal dunia, di rumah sakit Adam Malik, pada Minggu (16/5/2021) pukul 12.00 WIB.


Kajari Aceh Timur, Semeru SH MH, melalui Kasi Intel Andi Zulanda SH, didampingi Kasi Pidum, Ivan Najjar Alavi SH MH, Selasa (18/5/2021) mengatakan pihaknya mendapatkan informasi tentang meninggalnya seorang DPO tersebut.

Kabar itu berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Bagian Sumberdaya Daya, Polres Aceh Timur, pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Dengan meninggalnya satu DPO ini, maka DPO Kejari Aceh Timur dari unsur mantan anggota Polisi tinggal 7 orang lagi, karena satu orang telah diamankan beberapa waktu lalu di Banda Aceh," ungkap Kasi Pidum Ivan Najjar.

Untuk diketahui ungkap, Ivan, putusan Mahkamah Agung RI, dari 11 terdakwa (3 warga sipil, dan 9 Polisi) dalam kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba 4 kg.

10 diantaranya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan satu orang warga sipil dibebaskan.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung tersebut, ungkap Ivan, maka Kejari Aceh Timur, telah mengeksekusi dua warga sipil

"Sedangkan 9 Polisi tersebut saat hendak kita eksekusi tidak ada di tempat sehingga ditetapkan sebagai DPO Kejari Aceh Timur.

Terakhir satu orang DPO berhasil diamankan, dan satu orang meninggal dunia.

Jadi sisa DPO tinggal 7 orang yang masih dalam pencarian," ungkap Ivan.
 
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
(Kabar a-tim/Serambinews.com)

Post a Comment

0 Comments