Kata Siapa, Gaza Adalah Pihak yang Mengalami Kerugian..

Mari kita timbang dan kita evaluasi berbagai kerugian sampai sekarang dari kedua pihak.


1. Israel setiap harinya mengalami kerugian, diperkirakan ratusan milyar dolar disebabkan terhentinya seluruh institusi, industri dan perusahaan dari aktivitasnya.


2. Israel mengalami kerugian di sektor pariwisata. Siapa yang akan berkunjung ke negeri yang tidak bisa menjamin keamanan di bandara, hotel dan pantai-pantai wisatanya serta situs-situs peradaban?!


3.  Israel mengalami kerugian dengan terhentinya penanaman modal asing dalam bidang industri dan perdagangan hingga milyaran dolar pasca penetapan bahwa Israel adalah negara yang berbohong berkenaan dengan klaim sebagai negara yang aman dan damai. 


4. Israel mengalami kerugian lebih dari 20 % dari nilai mata uangnya selama sepekan ini. Siapa yang butuh untuk membeli mata uang mereka, sementara seluruh tempat penukaran mata uang ditutup?!


5. Israel juga mengalami kerugian besar dengan terbakarnya salah satu kilang minyak senilai lebih dari 120 juta dolar. Seluruh aktivitas eksplorasi gas pun terhenti yang biasanya dijual ke Mesir dan Yordania. Sampai-sampai As-Sisi mengirimkan sekian pesawat hekikopter dari Mesir untuk membantu memadamkan kebakaran kilang minyak yang apinya menjulang ke angkasa.


6. Israel tertimpa lebih 50 % dari roket-roket yang diluncurkan oleh Gaza yang sekarang ini memiliki lebih dari 3.000 roket. Sementara itu Channel2 mengumumkan kebohogan pemerintah Netanyahu. Korban meninggal sudah mencapai lebih dari 97 jiwa, sedangkan yang mengalami luka-luka lebih dari 3000 orang. Ratusan bangunan di sekian banyak kota mereka juga mengalami kerusakan. 


7. Israel mengalami kerugian sebanyak 210 juta dolar yang diinvestasikan untuk “Kubah Besi” (anti rudal balistik). Bahkan juga mengalami kerugian berkenaan dengan penjualannya hingga akhir masa.
Pada mulanya mereka menamainya “Kubah Emas”, kemudian mereka merendah dengan menamakannya “Kubah Besi”. Kemarin berubah namanya lagi menjadi “Kubah Kayu”, dan hari ini menjadi “Kubah Kertas”. 


8. Seluruh program komputasi mereka mengalami kegagalan di hadapan roket Gaza laksana mendapat serangan bakteri yang menjadikan “Kubah Besi” harus tunduk takluk di hadapan superioritas anak-anak kami yang fakir yang mengirimkan roket dengan dana yang sangat minim. Bahkan di tempat anak panah milik para mujahidin terdapat sesuatu yang tidak pernah terbayangkan di dalam benak Israel.


9. Israel mengalami kerugian mengenai eksistensinya sebagai negara di hadapan seluruh umat manusia yang melihat kejahatannya, yang selama ini tersembunyi sepanjang keberadaannya.


10. Israel mengalami kerugian berkenaan dengan film-film dokumenter dusta yang mereka sebarkan melalui youtube tentang kekuatan tentera mereka. Tentaranya yang digambarkan dalam berbagai film dokumenter berbicara perihal Perang Enam Hari (5-10 Juni 1967).


11. Yang terbaru dan merupakan kerugian terbesar yang dicatat oleh sejarah pada hari ini adalah bahwa Joe Biden, Presiden Amerika, tampil di layar televisi yang disiarkan ke seluruh dunia dengan mengatakan: “Ini perselisihan antara Israel dan Palestina.”
Berarti, Biden mengakui eksistensi Palestina dalam peta dunia sebagai sebuah negara yang sedang bertikai dengan Israel. 


Kita tampilkan sekarang beberapa kerugian yang dialami oleh penduduk Gaza dan beberapa wilayah lainnya di Palestina.

1. Rusaknya beberapa bangunan dan fasilitas umum. Di antara bangunan-bangunan ini terbuat dari tanah sehingga mudah saja untuk membangunnya kembali.


2. Para syuhada’ dari kalangan kaum lelaki, wanita hingga anak-anak. Kepada mereka, kita katakan: "Selamat! Sebab, mereka semua telah berhasil melewati cobaan di dunia dan mereka Insyaaallah akan masuk surga karena kesyahidan mereka dan akan disambut oleh para malaikat. Sekali lagi, kita ucapkan selamat untuk mereka atas kemuliaan yang mereka dapatkan."


Kita memohon kepada Allah agar menghimpun kita semua di Illiyyin bersama para nabi dan shiddiqin.


Warga Gaza serta para penjaga Baitul Maqdis dan negeri Palestina adalah para tentara Allah dan para khalifah-Nya di muka bumi. Tidak ada kekhawatiran bagi mereka dengan izin Allah, dan mereka tidak juga bersedih hati.


Kemenangan adalah janji dari Allah, Ini harus kita ingat baik-baik dalam benak kita.


Israel adalah kebohongan dan rekayasa eksistensi yang kemudian mereka sebut negara yang dijanjikan oleh Arthur James Balfour pada tahun 1917 (dikenal dengan Balfour Declaration) dengan bantuan logistik dan persenjataan dari kerajaan Inggris, dan selanjutnya peran ini diambil oleh Amerika.


"Bersabarlah dengan kesabaran yang indah. Allah tempat kita meminta pertolongan."

Sumber artikel dari Group WA "Diskusi Untuk Kita" yang diteruskan oleh sahabat Munawar Spdi

Post a Comment

0 Comments