Dayah Bustanussalam dan Acheh Future Komit Bantu Mondok Seorang Pemuda Asal Lhokseumawe



Aceh Utara I Ditengah gejolak sosial yang semakin memprihatikan, ekonomi  menjadi patokan dalam sebuah urusan, moral generasi semakin bobrok sangatlah disayangkan,  siapa yang patut disalahkan?

Tentunya tidak akan berujung jika mencari siapa yang patut disalahkan, namun jika ingin mencari solusi tentunya banyak pihak akan saling mendukung, supaya persoalan generasi bangsa kedepannya akan lebih membaik.

Disaat keadaan yang sangat genting saat ini, Lembaga Aceh Future menfokuskan diri untuk mengambil jalan tengah dari persoalan yang ada, mencoba mengambil bagian dari peran untuk mencetak generasi kedepannnya, dengan cara menempa kararter anak-anak yatim/fakir miskin yang putus pendidikan, lewat curikulum pendidikan Dayah Salafi.

Fokus program tersebut sudah berjalan dalam 3 tahun belakangan ini, setidaknya ada sekitar 43 santri sedang mengikuti program ini yang ditempatkan disejumlah Dayah, dukungan pun mulai berdatangan dari berbagai kalangan secara suka rela.

Dari pantauan Media ini, Pada hari kamis, (20/05/2021) Razali Yusuf selaku ketua Lembaga Acheh Future baru selesai mengantarkan salah satu santri piatu kurang mampu Muhammmad Junaidi Saputra asal Kampung Ulee jalan, Kota Lhokseumawe untuk  diantarkan ke Dayah Bustanussalam salah satu Cabang Paya Pasi di Dusun Sosial, Blang Gleum Kec. Julok  Aceh Timur.

Junaidi, Pemuda tanggung yang sehari-hari menghabiskan waktu sebagai nelayan dikawasan pusong demi menyambung hidup lewat mata pancing kesayangannya.


Dalam penampilan yang lusuh, pemuda dengan kulit hitam gelap mengkilat akibat sengatan matahari, sambil menenteng dua ekor ikan hasil tangkapannya, sambil berjalan tergopoh-goboh mencoba melempar senyum pada Tim Acheh Future yang hendak menjemputnya Rabu malam (19/05/2021) dikediaman kakak Junaidi, di Lhoksemawe.

Penjemputan Junaidi atas dasar laporan relawan Acheh Future, Muarif, setelah membangun hubungan dengan salah satu kerabat Junaidi, Tim Acheh Future langsung menjemputnya ke Lhokseumawe tanpa menunggu waktu lama.

Cek Li sapaan karib Razali yusuf membenarkan perihal tersebut,
"'Benar, kami baru saja mengantarkan slah satu pemuda asal ulee jalan  lhokseumawe, untuk kita tempatkan didayah bustanusalam, Dusun Sosial  Blang Gleum Julok, untuk menuntut pendidikan Agama" Ujar Cekli  didampingi Muarif dan Alman Falki seraya minum kopi dengan awak media.

Ia menyambungkan : "ini panggilan hati kita untuk menyelamatkan generasi kita kedepan dari pengaruh lingkungan dan juga buta terhadap Agama, dengan harapan moral mereka tidak terjaga lagi. Mohon doa dan dukungan semoga apa yang kita programkan ini terus berlajut kedepannya, aamiin " tutup cek Li. (aif)






Post a Comment

0 Comments