Benarkah Dugaan, Honor Panitia Grastrack 2021 di Gajah Mentah Sungai Raya Aceh Timur di Sunat

Diduga Honor Panitia Grastrack 2021 di Aceh Timur di Sunat

Para peserta Open Turnament Gras Track 2021, di Gampong Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur. Minggu (28/3/2021). Foto : Zulkifli/BisaApa.id

Kabaracehtimur.online | Sungai Raya - 
Open turnament Gras Track 2021 yang dilaksanakan di Gampong Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur pada 27-28 Maret 2021 lalu menuai polemik.

Pasalnya, kabar yang beredar dalam kegiatan tersebut tidak memiliki izin keramaian dari Tim Gugus tugas Covid-19 Aceh Timur maupun pihak Kepolisian setempat. Namun, kegiatan itu dapat dilaksanakan.

Meski demikian, masalah baru kini mencuat dikalangan internal Panitia Gras Track 2021 tersebut. Sebab, hasil jerih mereka kerja diterik matahari selama tiga hari tidak dibayar sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Hal itu disampaikan oleh Syarbaini, alias Doles  yang tercatat sebagai panitia pelaksana kegiatan Open Turnament Gras Track tahun 2021.

“Kami dijanjikan honor Rp. 200 ribu perhari selama tiga hari dengan jumlah total Rp. 600 ribu. Tetapi kenyataannya yang dibayar Rp. 275 ribu selama tiga hari,” keluh Doles.

Selain itu, Kata Doles, ada beberapa item yang seharusnya mereka beli. Namun, hanya di pinjam atau sewa.

“Kami menduga kuat bahwa ada pemalsuan data pertanggung jawaban anggaran demi meraup keuntungan, ada dugaan mereka ingin meraup banyak keuntungan, sehingga honor panitiapun di sunat,” jelas Doles.

“Demi menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah, kami akan melaporkan hal ini kepada penegak hukum agar tidak menjadi bola liar diantara Panitia Pelaksana dan Even Organizer (EO),” lanjut Doles.

Ditempat terpisah, Yunan Nasution selaku Ketua Panitia Pelaksana dilapangan mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan atas pengurangan honor panitia tersebut.

“Meski jumlahnya tidak banyak, namun ini sangat memalukan, saya akan surati dinas terkait melalui PPID (pejabat pengelola informasi dan dokumentasi) untuk meminta bukti pembayaran kepada perusahaan pelaksana atas kegiatan tersebut,” ujar Yunan.

Yunan mengaku, jika terbukti ada kecurangan dalam kegiatan Gras Track tahun 2021 tersebut, pihaknya yang akan melaporkan Dispora Aceh dan Oknum EO tersebut kepihak berwajib.

Sementara itu, wartawan mengkonfirmasi Alfarabi, selaku pihak Even Organizer (EO), pada Senin (3/5/2021). Namun, hingga kini belum ada tanggapan. Begitupun dengan Muksalmina, selaku PPTK kegiatan tersebut, juga belum memberi keterangan apapun.

Artikel : BisaApa.id
Pewarta : Zulkifli

Post a Comment

0 Comments