Penyidik Limpahkan Tersangka Pembunuh Ibu dan Anak ke JPU dengan Ancaman Hukuman Mati



Foto: Rekostruksi by Polres Atim

Kabaracehtimur.online | Idi Rayeuk - Dua tersangka pembunuhan ibu dan anak di Gampong Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur terancam hukuman mati. Polisi telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur, Selasa (27/4/2021).

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat, 12 Februari 2021 lalu. Saat itu warga digegerkan dengan temuan dua mayat perempuan, ibu dan anak, Fatimah (57) dan Nadatul Afra (15) di kolong tempat tidur rumahnya. Dua hari kemudian polisi berhasil menangkap dua tersangka pelaku pembunuhan, yakni Rabusah dan M Rizal.

"Kedua tersangka dan barang buktinya sudah kita terima. Selanjutnya kedua tersangka akan kita titipkan di Lapas Idi dan perkaranya segera kita limpahkan ke pengadilan untuk proses persidangan," kata Kepala Kejari Aceh Timur, Semeru SH MH, melalui Kasi Intel Andi Zulanda SH, didampingi Kasi Pidum, Ivan Najjar Alavi SH MH kepada Serambi, Selasa kemarin.

Kasi Pidum menyebutkan, tersangka Rabusah yang melakukan pembunuhan berencana atau menghilangkan nyawa orang lain dijerat dengan pasal 338 Jo pasal 340 KUHPidana. Sedangkan M Rizal selain melakukan pembunuhan berencana juga melakukan pemerkosaan terhadap anak korban. Ia dijerat pasal 338 Jo pasal 340 KUHPidana, dan atau pasal 76c Jo pasal 80 ayat (3) Jo pasal 76 D Jo pasal 81 ayat (1) UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Kedua tersangka terancam hukuman mati dan pidana penjara seumur hidup," ungkap Kasi Pidum, Ivan Najjar Alavi.

Ivan menambahkan, pembunuhan berencana ini dilakukan kedua pelaku karena motif dendam utang piutang. "Motifnya dendam, korban Fatimah memiliki utang dengan pelaku R," ungkap Ivan lagi.

Kronologis kejadian

Berawal pada Jumat 12 Februari 2021 lalu, sekitar pukul 02.00 WIB, di Gampong Simpang Jernih, tersangka Rabusah bersama M Rizal telah merencanakan pembunuhan terhadap korban Fatimah dan anaknya Nadatul Afra.

Kedua tersangka masuk ke dalam kamar korban yang saat itu sedang tertidur. Melihat korban sedang tidur, tersangka Rabusah langsung memukul kepala korban menggunakan kayu, sehingga membuat korban roboh. Tidak hanya itu, Rabusah juga memukul anak korban, Nadatul Afra, sampai terjatuh ke lantai dan tak sadarkan diri.

Kemudian pemukulan dilanjutkan oleh M Rizal. Sadisnya, tidak hanya memukul, M Rizal juga melakukan pemerkosaan terhadap anak korban yang saat itu dalam kondisi sekarat. Usai membunuh keduanya, pelaku kemudian meninggalkan lokasi.

Kasus pembunuhan ibu dan anak ini memang sempat membuat geger masyarakat. Apalagi mayat ibu dan anak itu ditemukan di kolong tempat tidurnya. Polisi kemudian bergerak cepat dengan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi sehingga mengarah kepada kedua pelaku yang juga merupakan warga Simpang Jernih.

Polisi menangkap kedua pelaku pada Rabu (17/2/2021), sekitar pukul 03.00 WIB. Dari keterangan pelaku kepada polisi, terungkap bahwa ternyata pembunuhan itu dilakukan karena motif dendam terkait utang piutang.(c49) Serambinews.com

Post a Comment

0 Comments