Duo Asing Asal Perancis dan Inggris Segera Merapat ke Persiraja Banda Aceh


Duo Asing Asal Perancis dan Inggris Segera Merapat ke Persiraja Banda Aceh
For Serambinews.com
Antonio Timothy German asal Inggris dan Ousmane Fane asal Perancis. 

 

BANDA ACEH – Di tengah gencarnya kepergian sejumlah pemainnya, diam-diam Persiraja juga terus berburu sejumlah pemain asing untuk menatap Liga 1 2021 mendatang.

Persiraja Banda Aceh sudah intens menjalin komunikasi dan negosiasi dengan dua pemain asing tersebut.

Keduanya adalah Ousmane Fane asal Perancis dan Antonio Timothy German asal Inggris.

Dekgam menjelaskan, dalam pembicaraan pihak klub dengan pihak pemain, keduanya sudah sepakat untuk bergabung dengan Persiraja musim depan.

“Mereka sudah sepakat untuk bergabung dengan kita (Persiraja), saat ini prosesnya sudah 90 persen lah,” ujarnya.

Katanya, proses untuk keduanya akan segera ke tahap penandatanganan kontrak.

Namun, kata Dekgam, hingga saat ini pihak Persiraja belum menyodorkan penandatanganan kontrak.

Karena masih menunggu kepastian bergulirnya liga 1.

Ousmane Fane dan Antonio Timothy German musim lalu, sama-sama bermain liga Malaysia bersama klub yang berbeda.

Sebenarnya, Ousmane Fane sendiri sudah memperkuat Persiraja dalam dua di ajang piala menpora. Ia berhasil tampil impresif di lapangan tengah.

Fane lama bermain di eropa bersama sejumlah klub, dua diantaranya Paris FC dan Oldham Athletic di liga Inggris.

2020 lalu, ia hijrah ke asia bermain dengan UiTM di liga super Malaysia. Kini gelandang berusia 27 tahun ini selangkah lagi akan segera bersegaram Persiraja.

Sama dengan Fane, Antonio Timothy German juga banyak menghabiskan kariernya bermain di eropa.

Pemain yang bisa menempati posisi striker dan sayap ini merupakan jebolan akademi Quen Park Rangers (QPR).

Kemudian karier mudanya banyak dihabiskan di liga kasta kedua dan ketiga inggris bersama Gillingham, Bromley, hingga Stockport City.

Pada 2015 ia hijrah ke asia, tujuannya adalah India. Ia dipinang salah satu klub besar India, Kerala Blasters.

Ia sempat berpindah-pindah klub di India hingga 2018. Terakhir ia memperkuat Gokulam Kerala sebelum hijrah ke Malaysia bersama Selanggor FC.

Musim lalu pemain berusia 30 ini berseragam klub milik kepolisian Malaysia, PDRM FC.

Mazarauddin Dekgam menjelaskan, meskipun sudah ada kesepakatan, pihaknya belum berani mengontrak pemain jika belum ada kepastian bergulirnya kompetisi.

Karena Persiraja sudah belajar banyak ketika laga gagal dilanjutkan beberapa bulan lalu. Saat itu, Persiraja sudah memanggil semua pemain asingnya seperi Vanderlei Fransico, Bruno Dybal, Adam Mitter, dan Samir Ayass. Namun laga gagal dilanjutkan karena tidak keluarnya izin dari pihak kepolisian.

“Saat itu berapa sudah kerugian kita, kita bawa bruno dybal cs pulang pergi dari brazil ke aceh, tapi kompetisi gagal lanjut. Maka sekarang kita harus ada kepastian dulu, baru kontrak pemain,” jelas Dekgam.

Jika sudah ada jadwal liga 1, maka pihaknya akan kembali berburu para pemain lokal dan pemain asing, untuk mengganti amunisi klub.

(SERAMBINEWS.COM)

Post a Comment

0 Comments