Tim Gabungan Musnahkan Lima Hektar Ladang Ganja di Aceh Utara

KABARACEHTIMUR.online I Aceh Utara – Tim gabungan personel TNI Kodim 0103/Aceh Utara bersama Polres Lhokseumawe besinergi melakukan pemusnahan ladang ganja di Dusun Cot Arah Batu, Desa Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Pemusnahan kebun ganja tersebut dipimpin oleh Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, S.A.P dan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K, M.H.

Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, S.A.P mengatakan, pemusnahan lahan ganja sebelumnya satan narkoba menghadirkan seorang yang diduga sebagai pemilik lahan ganja seluas tiga Hektar.

“Tanaman seluas lima hektar tersebar terdapat di dua titik yang berdekatan yaitu titik pertama seluas tiga hektar dan titik kedua seluas dua hektar berisian 15.000 batang ganja di Dusun Cot Arah Batu Desa Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara dengan ketinggian mencapai 1,5 hingga dua meter oleh personil Gabungan,” katanya, Rabu 3 Maret 2021

Selain itu, pemusnahan dilakukan sebanyak 150 Orang personel gabungan TNI-Polri dilakukan dengan cara mencabut tanaman tersebut kemudian dikumpulkan untuk dibakar sampai selesai dalam pengawasan.

“Tersangka berisinial Md (51) warga Seu Mirah, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara merupakan tahanaan yang telah diamankan oleh personel satnarkoba polres Lhokseumawe,” ungkapnya.

Tersangka ditangkap pada  tanggal 01 Maret 2021 pukul 10.00 WIB. Sedangkan satu orang yang diduga pemilik lahan Ganja inisal F dengan luas dua hektar ladang ganja masih dalam penyelidikan oleh pihak satuan narkoba Polres Lhokseumawe untuk identitas belum diketahui.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH menegaskan, akan menindak tegas siapapun yang memanfaatkan lahannya untuk menanam ganja di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

“Kita tetap akan melakukan upaya-upaya pencarian, tolong informasikan apabila masyarakat yang menemukan ladang-ladang ganja di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, khususnya di Kabupaten Aceh Utara,” pintanya.

Jika masih ada, kata Kapolres, Polres Lhokseumawe bekerjasama dengan pihak BNNK dan Kodim 0103/Aut akan melakukan penindakan atau pemusnahan serta memburu para pelaku untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Ganja merupakan jenis Narkotika Golongan I dan sangat berbahaya, kita akan melakukan tindakan tegas apabila ada masyarakat yang menanam pohon ganja ini,” tegas AKBP Eko Hartanto.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH meminta masyarakat untuk proaktif dalam memberikan informasi terkait ladang ganja di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, sebab barang tersebut harus diberantas karena dapat merusak generasi emas Aceh.

“Sekitar 15 ribu batang pohon ganja kami musnahkan, Alhamdulillah kita sudah menyelamatkan 15 ribu orang untuk generasi emas Aceh. Say no to drug,” ujar AKBP Eko Hartanto

Kapolres mengimbau, agar memanfaatkan lahannya untuk menanam jenis tanaman yang berguna untuk ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, seperti jagung dan lainnya, bukannya menanam ganja. Sebab, hal itu melanggar hukum.

Selain itu, kata Kapolres, masyarakat juga diminta untuk memberikan informasi jika ada menemukan lahan yang ditanami ganja.

“Akan kita lakukan penindakan dan pemusnahan dan menangkap para pelaku. Dengan demikian, generasi emas Aceh akan terselamatkan dari bahaya Narkoba,” pungkasnya.

Pada pemusnahan ladang Ganja itu dipimpin langsung Dandim Aceh Utara dan Kapolres Lhokseumawe, turut diikuti antara lain Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Teuku Heri Hirawan, S.H. Sik, Wadanyon B  Pelopor Brimob AKP Rubby Nanda, Danramil Sawang Kapten  Inf Lisker Malau, Kasi Ops Satpol PP Aceh Utara Muslim, S.Sos, Katim BNN Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara Agung Satria, Keuchik Desa Teupin Reusiep Sarnobi serta 150 personel gabungan.


Sumber : Beritaaceh.co

Post a Comment

0 Comments