Nilai Harta Karun di Laut RI Capai Rp 177 T, Pemberian Izin ke Asing Ditentang

Nilai Harta Karun di Laut RI Capai Rp 177 T, Pemberian Izin ke Asing Ditentang
Penyelam saat temukan harta karun kuno milik Lord Elgin Foto: Greek Ministry of Culture/P Vezyrtzis
Asosiasi Perusahaan Pengangkatan dan Pemanfaatan BMKT Indonesia (APPP BMKTI) menolak pemberian izin investasi pengangkatan benda muatan kapal tenggelam (BMKT) bagi asing. Pasalnya, lewat izin itu pihak asing berpotensi mengambil alih harta karun bawah laut di Indonesia.
"Saya asosiasi enggak setuju asing dikasih langsung, karena kalau dia bermain langsung kita kalah teknologi," katanya kepada kumparan, Sabtu (6/3).
Nilai Harta Karun di Laut RI Capai Rp 177 T, Pemberian Izin ke Asing Ditentang (1)
Penemuan ratusan harta karun koin emas di Israel. Foto: AFP
Bisnis pencarian harta karun melalui kapal yang tenggelam merupakan usaha yang didasari hobi. Artinya bisnis ini bukan sebagai tujuan utama pendapatan. Beberapa benda yang dapat ditemui di dasar laut itu seperti keramik antik China, hingga ornamen yang terbuat dari emas.
Ia juga menjelaskan alasan lain yaitu terjadinya penguasaan asing dalam kerja sama dengan pengusaha lokal. Hal ini tentu memberikan kerugian bagi pengusaha lokal.

BMKTI mencatat, potensi kekayaan harta karun di bawah laut Indonesia mencapai USD 12,7 miliar atau sekitar Rp 177 triliun (kurs Rp 14.000)

Konten ini diproduksi oleh kumparan

Post a Comment

0 Comments