Kasus Dugaan Pengeroyokan Yang Dilakukan Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Masuk Babak Baru

Ilustrasi Pengeroyokan. huffingtonpost.com


Kasus dugaan Pengeroyokan yang dilakukan salah seorang Anggota DPRK Aceh Timur pada Minggu (5/7/2020) lalu, terhadap Yunan Nasution sudah naik tinggkat dari Penyelidikan ketahap Penyidikan. Kamis (25/3/2021).

Yunan Nasution mengatakan, dari SP2HP yang dikirimkan pihak Kepolisian kepadanya secara berkala. Dalam surat itu disebutkan bahwa perkara sudah ditingkatkan ketahap penyidikan.

“Penetapan perkara ketahap penyedikan tersebut pasca dilakukan gelar perkara di Polda Aceh,” kata yunan.

Baca Juga: Sempat Viral di Medsos, Kedapatan Beli Sabu, 3 Tukang Becak di Hajar Massa di Kota Langsa

Lebih lanjut, “Saya yakin bahwa pihak kepolisian sudah bekerja dengan maksimal meski kasus ini sudah berjalan delapan bulan lamanya, namun dalam hal ini ada proses dan aturan hukum yang harus di penuhi jadi kita tunggu saja prosesnya.” pungkas Yunan.

Sementara itu, Kapolres Kota Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH., SIK ., MH., Melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (25/3) mengatakan bahwa, pihaknya sedang menunggu izin tertulis dari Gubernur Aceh untuk melakukan pemeriksaan terhadap Amat Leumbeng, berhubung yang bersangkutan merupakan pejabat negara.

“Sudah sampai permintaan izin Gubernur, Tapi sampe sekarang belum keluar izin Gubernurnya, jawab Kasat.

Pihak Kepolisian telah mengirim surat permintaan izin tertulis dari Gubernur melalui Polda Aceh dan surat tersebut telah diterima sejak 2 Desember 2020 lalu.

Saat ditanya apakah ada batas waktu terkait permintaan izin dari Gubernur, Iptu Arief mengatakan bawah pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak Polda Aceh.

“Itu sedang kita koordinasikan dengan Polda bang.” jawab Iptu Arief.

Sebelumnya, dugaan penggeroyokan terjadi terhadap Yunan Nasution, di Desa Alue Kumba, Kecamatan Rantau Seulamat, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (5/7/2020) sekira pukul 17:30 Wib.

Dugaan pengeroyokan itu diduga dilakukan oleh Muhammad alias Amat Leumbeng, yang merupakan Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh.

Peristiwa itu terjadi saat Yunan sedang mengantar bantuan untuk korban angin puting beliung ke Desa setempat.


Sumber : BisaApa.id

Penulis : Zulkifli

Post a Comment

0 Comments