Instagram All England Masih Tewas Usai Di-smash Netizen Indonesia

Instagram All England Masih Tewas Usai Di-smash Netizen Indonesia

Media Indonesia sejak Sabtu ramai memberitakan bahwa tewasnya akun @allenglandofficial karena laporan netizen Indonesia.

Kami sudah mencoba membuka akun @allenglandofficial, namun yang muncul tulisan "maaf, halaman ini tidak tersedia. Tautan yang kamu ikuti mungkin rusak, atau halaman telah dihapus."

Foto: Tangkapan layar Instagram @allenglandofficial

Namun, telah muncul akun @yonex.allenglandofficiall - diduga akun resmi milik All England yang baru - dengan postingan pertama pada 9 jam yang lalu ketika artikel ini dibuat. 

Meskipun akun tersebut baru aktif, namun sudah mendapat 11 ribu follower.

Netizen Indonesia pun langsung membanjiri kolom komentar dengan kalimat dukungan terhadap Tim Bulutangkis Indonesia yang dipaksa WO (walkover) oleh All England).

"Same... Unfair.. Unfair," komentar ontaez.

"Ayo netizen Indonesia. Kita rubuhkan mentalnya," sambung stnlyarfanda.

"Save indonesia," tulis ferdignwn45_

WO adalah istilah dalam olahraga untuk memberikan kemenangan kepada salah satu kontestan karena tidak adanya kontestan lain atau karena kontestan lainnya didiskualifikasi atau telah menyerah.

Instagram @yonex.allenglandofficiall

Tim Bulutangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England pada Kamis 18 Maret 2021 dini hari WIB.

Padahal, sudah ada enam wakil Indonesia yang bertanding, yakni Jonathan Christie, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Namun, tiga wakil lainnya yakni Fajar Alfian/Rian Ardianto, Praveen Jordan/Melati Daeva, dan Antony Ginting diminta mundur.

BWF memutuskan Tim Bulutangkis Indonesia harus hengkang dari All England setelah mendapat email dari otoritas kesehatan di Inggris National Health Service (NHS) dan meminta rombongan Indonesia melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.

Kebijakan NHS keluar gara-gara rombongan Indonesia terbang dari Istanbul, Turki, ke Birmingham berada dalam satu pesawat dengan orang yang positif Covid-19.

Padahal, menurut laporan, rombongan Indonesia sebetulnya sudah melakukan dua kali polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif Covid-19.

Tentu saja, netizen Indonesia ngamuk melihat fakta pasukan Merah Putih tidak bisa bertanding di All England. 

Neslihan Yigit, atlet asal Turki, juga berada satu pesawat dengan rombongan Indonesia. Meskipun sempat bermain, dia akhirnya diminta mundur dari All England.

Yigit pun menumpahkan rasa kecewa karena diperlakukan tidak adil melalui Insta story:

''Saya ingin membuat ringkasan tentang situasi saya saat ini.

Untuk turnamen Yonex All England yang dinobatkan sebagai turnamen bulutangkis paling bergengsi di dunia ini, saya dipersiapkan dengan sangat baik dan diawali dengan kemenangan di ronde pertama.

Karena alasan di luar kendali kami, saya ditarik dari turnamen ini dan juga untuk turnamen berikutnya Orleans Mmaster di Prancis, yang akan dimulai minggu depan

saya pikir ini tidak adil. tetapi semua pemain dan staf turnamen yang kami hubungi selama 5 hari ini, mereka melanjutkan turnamen, saya dan tim indonesia diisolasi di kamar kami.

Saya berharap pandemi ini akan segera berakhir dan kita semua dapat dengan bebas berpartisipasi dalam pertandingan dan berkompetisi secara adil."

Insta story @neslihanyigits


Sumber : Uzone.id

Post a Comment

0 Comments