Haji Uma Tanggung Biaya Pendampingan Bayi Asal Langkahan selama di RSUD Cut Mutia




Aceh Utara I Balita baru berusia belum genap 2 Bulan,  terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Aceh Utara, untuk mendapatkan perawatan medis karena kondisinya kesehatannya mulai menburuk, Jumat (5/3/2021) siang. 

Bayi laki-laki dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 1.800 gram
bernama Riziqil Azam, merupakan anak kedua pasangan Baihaqi dan Nurjannah warga Dusun Pante Kacang Gampong Buket Linteung Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, dijemput langsung oleh Kepala Puskesmas setempat Zaituni bersama petugas kesehatan mengunakan mobil Ambulance yang didampingi Abdul Rafar relawan anggota DPD-RI asal Aceh H Sudirman (Haji Uma) . 

Kepala Puskesmas Langkahan Zaituni melalui dokter umum puskesmas setempat, Dr Indriani mengatakan Bayi tersebut lahir dengan persalinan normal, Namun Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 1.800 gram dan kondisinya memburuk sejak tiga hari terakhir. 

“Selama ini Bidan Desa (Bides) setempat, selalu melakukan pemantauan terhadap kondisi bayi itu, dan juga memberikan nutrisi tambahan (seperti susu), karena kondisi mulai memburuk, kita  menyarankan untuk dirujuk ke RSU Cut Meutia untuk ditangani dokter anak”kata Indriani. Jumat (5/3/2021). 

Menurutnya bayi  normal itu Berat Badannya 2.500 gram, sedangkan bayi ini lahir dibawah normal dengan berat badannya 1.800 gram, sehingga dikatakan bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) . 

“Bayi lahir dibawah normal ini disebabkan beberapa factor, diantaranya kurangnya asupan makanan bergizi dan protein saat sang ibu mengandung, juga karena faktor ekonomi,sedangkan bayi yang kondisi seperti ini, baru satu ditanggani di Puskesmas Langkahan,”terangnya. 

Sementara itu, Anggota DPD-RI aceh H Sudirman sapaan Haji Uma berjanji akan memfasilitasi dan membiaya seluruh biaya hidup untuk pendampingan  bayi tersebut selama mendapatkan peawatan medis di RSU Cut Meutia. 

“Selama ini bayi  yang lahir dibawah normal  tidak dibawa kerumah sakit, karena terkendala biaya hidup selama dirumah sakit, karena kondisi ekonomi  orang tua bayi tersebut sangat memprihatinkan, sehingga kita merasa iba dan turut prihatin,”terang Haji Uma. 

Sementara Baihaqi ayah Bayi tersebut sangat berterimakasih kepada Haji Uma yang telah membantunya untuk membiayai biaya hidup selama anaknya dirawat dirumah sakit. 

“Dan saya juga sangat berterimasih kepada petugas puskesmas Langkahan dan Bides yang selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi anak keduanya ini, “pungkasnya. (aif)

Post a Comment

0 Comments