Tahun 2020, KPK Tetapkan 109 Tersangka Korupsi

  Foto : Ilustrasi
Kabaracehtimur.online --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 109 tersangka korupsi diberbagai daerah seluruh Indonesia. Angka tersebut terhitung dari awal Januari hingga Desember 2020.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Komjen Firli Bahuri, dalam materi Strategi pencegahan dan penindakan korupsi di tengah pandemi, Serie Webinar “BERSATU MELAWAN COVID-19” yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

“Dari 109 tersangka tersebut yang berstatus anggota DPR/DPRD sebanyak 21 orang, kepala lembaga/kementerian empat orang, swasta 31 orang, politikus tiga orang, BUMN 12 orang, wali kota, wakil dan bupati 10 orang dan Eselon I,II,III,IV 19 orang serta lain-lain tujuh orang,” katanya, Senin (8/2).

Lanjut Firli, jumlah kasus status penyelidikan di tahun 2020 lalu sebanyak 111 kasus, penyidikan 91 kasus, penuntutan 75 kasus, inkrah 92 kasus dan sudah dieksekusi 108 kasus.

“Strategi pemberantasam korupsi yang dilakukan KPK yakni menyasar kepada jejaring pendidikan formal dan informal mulai dari kanak-kanak hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Selain itu, kata Firli, pihaknya juga menyasar penyelenggara negara dan partai politik, serta Badan Usaha Milik Negera (BUMN), BUMD dan swasta. Pendekatan tersebut akan mempengaruhi mindset dan culture-set segenap elemen bangsa- orang yang tidak ingin korupsi.

“Pandemi bukan berarti KPK tidak melakukan apa-apa. Untuk pencegahan ada delapan area monitoring yang disasar, yakni manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen asset daerah, APIP, perizinan, pengadaan barang dan jasa serta perencanaan dan penganggaran APBD,” imbuhnya.(*)


SUMBER : AJNN

Post a Comment

0 Comments