TA Khalid kepada Menteri Pertanian: Hati Rakyat Aceh Sangat Sakit Apabila Diberi Harapan Palsu



KABARACEHTIMUR.ONLINE | JAKARTA – Wakil rakyat Aceh di Komisi IV DPR RI, TA Khalid menyatakan, bagi masyarakat Aceh terasa sangat sakit apabila masyarakat diberikan harapan palsu.

Khalid menyampaikan itu dalam rapat kerja dengan Menteri Pertanian di Gedung DPR RI Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/2/2021).

Pangkal persoalan yang membuat Ketua Partai Gerindra Aceh itu sedikit “meninggi” terkait dengan bantuan kepada petani korban banjir di Aceh Utara dan Aceh Timur pada Desember 2020 silam.

Menurut TA Khalid, tim dari kementerian langsung turun ke lapangan, Aceh Timur dan Aceh Utara ketika mendapat laporan banjir besar yang melanda dua kabupaten terpadat di Aceh itu.

Areal pertanian masyarakat hancur dan tidak bisa panen. Kementerian Pertanian kemudian menjanjikan bantuan bibit.

“Tapi sampai sekarang, sudah bulan Februari bantuan bibit itu tidak pernah ada. Ini yang kami pertanyakan. Masyarakat sudah berharap karena sudah dijanjikan bantuan, tapi belum ada realisasi sampai sekarang,” tukas TA Khalid.

Ia menegaskan, bagi masyarakat Aceh, kalau tidak mau dibantu oleh negara tidak apa-apa, masyarakat bisa jalan. “Kami orang Aceh cukup mandiri. Tapi disaat ada harapan ingin dibantu, dibohongi, sakit bagi kami orang Aceh,” tukasnya.

Kepada menteri pertanian, TA Khalid menanyakan kepastian terhadap realisasi bantuan kepada petani Aceh Utara dan Aceh Timur tersebut.(*)


Sumber : ACEHTIMES.ID

Post a Comment

0 Comments