Warga Kecamatan Banda Alam Keluhkan Jalan Telah Hancur Lebur

KABARACEHTIMUR.ONLINE I BANDA ALAM -- Jalan Idi Rayeuk menuju Kede Gerobak  merupakan penghubung utama Kecamatan dan  Desa - Desa Di Kabupaten Aceh Timur dalam kondisi rusak berat hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan dari pemerintahan setempat.

Seperti dilaporkan Aktivis LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia, Mustafa mengatakan, rusaknya Jalan Lintas Kede Gerobak - Idi Rayeuk itu berimbas terhadap mobilitas warga. Warga yang tadinya dapat mudah dan cepat untuk pulang pergi ke desa lainnya, kini harus ekstra hati-hati menjalankan aktivitas karena harus menghindari lubang jalan yang lebar dan dalam apalagi ini musih hujan demi mencegah insident berlalulintas.

Sementara warga sekitar mengatakan, Jalan Lintas Kede Gerobak - Idi Rayeuk  itu sudah tak aman lagi untuk dilalui dikhawatirkan akan memakan korban jiwa.

Baru baru ini ada beberapa kali warga melintasi Jalan Tersebut nyaris terperosok jatuh itu karena kondisi fisik Jalan nya banyak yang rusak bolong - bolong dan usang seperti mau pecah semua aspal nya, batu-batu aspal  sudah pecah Dan terputus, Pokoknya ngeri ngeri sedaplah jika dilewati," ujar warga.

Kendati kondisinya rusak, tetap saja warga melalui dengan terpaksa karena memang hanya ini jalan satu-satunya bagi mereka untuk beraktivitas sehari-hari, baik itu petani, pedagang dan ASN. Meski dalam ancaman kecelakaan,  Namun tetap ada juga warga yang nekat dengan mempertaruhkan keselamatan jiwanya.

Disisi lain Ungkap Mustafa, Mustafa mengatakan banyak warga yang menyayangkan sikap pemerintah Aceh Timur yang kurang memperhatikan Jalan Lintas Kede Gerobak, paling tidak, untuk menutup jalan berlobang yang nyaris hancur lebur tersebut, untuk diketahui bahwa, jalan lintas  Idi Rayeuk - Keude Keude Geureubak adalah sarana yg sangat vital sebagai akses penghubung dan kelancaran roda perekonomian masyarakat  Kecamatan  tersebut.

"Jalan lintas masyarakat  itu selama ini sebagai pendukung utama bagi warga yang ingin mengirim hasil pertaniannya untuk dipasarkan keluar daerahnya, begitu sebaliknya warga desa lain yang akan memasarkan komoditas barang niaganya kepada warga desa lainnya"

Karena itu, masyarakat mengharapkan pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk segera memperbaiki jalan lintas tersebut bila perlu menggantinya dengan yang lebih besar dan permanen lagi, demi keselamatan dan kemaslahatan orang banyak.(SF)
Editor : Saiful Amri

Post a Comment

0 Comments