Satpol PP Aceh Timur Bersama Dishub Tertibkan Pedagang Liar Dipinggir Jalan Lintas Nasional

Teks foto : Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Desa Gampong Aceh, Jum'at (15/1/2021). Foto Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Aceh Timur.


Kabaracehtimur.online--
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Timur menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang kerap berjualan di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya Desa Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten setempat karena dianggap mengganggu lalulintas (Lalin). Kegiatan itu sesuai Qanun (perda) No. 11 Tahun 2004 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima.

“Satpol PP berhasil menertibkan pedagang yang menggelar lapak dagangannya di jalan lintas provinsi, tepatnya Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk. Kawasan tersebut dilarang berjualan karena dianggap rawan kecelakaan lalulintas,” ujar Kasatpol PP dan WH Aceh Timur, Teuku Amran, SE., MM, Jum'at (15/1/2021).
  
Selain di Desa Gampong Aceh, T Amran menambahkan, di simpang jalan rajawali jalur dua Kota Idi dan beberapa tempat di seputaran taman kota Idi juga dilarang menggelar lapak dagangan. 

“Tindakan yang dilakukan yaitu mengintruksikan kepada pedagang agar membongkar lapak dagangannya, dan mengingatkan jika dikemudian hari kedapatan hal yang sama akan disita barang dagangan mereka,” jelas T. Amran. 

Pada hari yang sama, T. Amran menjelaskan, petugas Pol PP juga menertibkan PKL di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. Untuk saat ini, kata Teuku Amran, pihaknya telah membentuk beberapa tim untuk penegakkan peraturan daerah (Perda) dan peraturan kepala daerah (Perkada) dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

“Seperti menangani perda hewan ternak, penertiban pedagang kaki lima, perizinan, lokasi wisata, pengawasan syariat islam, disiplin aparatur sipil negara (ASN), disiplin protokol kesehatan, penegakan hukum Covid-19, serta tim penegakan dan tugas pokok lainya sesuai tupoksi Pol PP dan WH Kabupaten Aceh Timur,” tutur T. Amran.

Pihaknya juga memohon kepada seluruh masyarakat untuk mengindahkan seluruh aturan yang berlaku dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. "Semua ini dilakukan bertujuan agar Aceh Timur lebih baik di masa yang akan datang," harap T. Amran yang kerap disapa Ampon tersebut. (red).

Post a Comment

0 Comments