Organisasi Para Guru Sekolah Berkonferensi XXII Tahun 2021

Teks Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timut, Saiful Basri, M.Pd, menyampaikan sambutan saat membuka Konferensi XXII Tahun 2021 di Aula SMAN 1 Peureulak, Sabtu (16/1). Foto Dok. PGRI Aceh Timur

Kabaracehtimur.online --
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur, menggelar Konferensi XXII Tahun 2021, Sabtu (16/1). Agenda lima tahunan itu dipusatkan di Aula SMAN 1 Peureulak.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, Ketua MPD Aceh Timur Tgk. Alauddin, Kabid PSMP Disdikbud Aceh Timur, Muslim Z, Kabid PSD Agussalim, Kasi Penmad Kankemenag Aceh Timur Fadly, para kepala sekolah dan kepala madrasah, baik SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.

Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, M.Sc, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya berkaitan dengan gedung sekretariat PGRI di seluruh kabupaten/kota, termasuk sekretariat PGRI di Kabupaten Aceh Timur. 

"Sekretariat harus ada di daerah, karena sekretariat dapat dijadikan tempat rapat rutin, rapat kerja dan rapat-rapat lain untuk memperjuangkan hak-hak guru," kata Al Munzir, seraya berharap, sekretariat juga dapat dijadikan sebagai ruangan pemeriksaan awal setiap permasalahan yang muncul.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, dalam sambutannya berharap, PGRI di daerahnya harus benar-benar aktif dalam memperjuangkan hak-haknya di seluruh jenjang. 

"Ke depan PGRI Aceh Timur harus aktif, semuanyaharus didukung sarana dan prasarana yang memadai," katanya.

Saiful juga mengatakan, kepengurusan PGRI Aceh Timur ke depan juga perlu memperjuangkan kesejahteraan guru kontrak dan honor di seluruh jenjang. 

"Oleh karenanya, kepengurusan ke depan harus mewakili seluruh unsur di semua jenjang, baik guru, kepala sekolah atau kepala madrasah dan pengawas serta tokoh pendidikan yang notabennya bekas guru," sebut Saiful Basri.

Ketua Panitia, Shulfan, M.Sc, dalam laporan sebelumnya menyebutkan, peserta konferensi merupakan utusan PGRI Cabang Se Aceh Timur.

 "Masing-masing cabang PGRI mengirimkan lima utusan yang memiliki hak suara dan hak bicara dalam konferensi ini," sebut Shulfan.

Dalam Konferensi XXII PGRI Aceh Timur akan dibahas beberapa hal, di antaranya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PGRI Aceh Timur Tahun 2014-2019.

 "Akhir dari konferensi nantinya juga akan memilih kepengurusan baru untuk periode 2021-2025, baik ketua, wakil ketua dan sekretaris," ujar Shulfan. (red).

Post a Comment

0 Comments