Nurmi SAg: KIP Aceh Timur Belum Miliki Dana untuk Tahapan Pilkada

Belum Miliki Dana untuk Pilkada 2022, Ini Upaya KIP Aceh Timur
For Serambinews.com
Nurmi SAg, Ketua KIP Aceh Timur. 

“Karena itu, setelah jadwal tahapan Pilkada nantinya kami tetapkan. Selanjutnya, nanti kami akan menyerahkannya kepada Pemkab Aceh Timur, sekaligus inilah dasar awal Pemkab mengalokasikan anggaran untuk tahapan Pilkada di Aceh Timur, karena secara peraturan dana Pilkada menjadi beban daerah masing-masing,” ungkap Nurmi SAg, yang resmi menjabat Ketua KIP Aceh Timur periode 2018-2023, sejak 14 September 2020 berdasarkan SK KPU RI menggantikan ketua sebelumnya.


Kabaracehtimur.online -- 

Dalam waktu dekat ini KIP Aceh Timur, akan melaksanakan rapat pleno penetapan tahapan dan jadwal pemilihan kepala daerah Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati tahun 2022.

Hal itu dilaksanakan KIP Aceh Timur, menyusul KIP Aceh telah menetapkan tahapan dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur/walik gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati tahun 2022.

Sejauh ini, jelas Nurmi, KIP Aceh Timur, belum memiliki dana untuk melaksanakan tahapan Pilkada.

Karena, Pemkab Aceh Timur, belum bisa menganggarkan tanpa ada dasar hukum yang jelas.

“Karena itu, setelah jadwal tahapan Pilkada nantinya kami tetapkan. Selanjutnya, nanti kami akan menyerahkannya kepada Pemkab Aceh Timur, sekaligus inilah dasar awal Pemkab mengalokasikan anggaran untuk tahapan Pilkada di Aceh Timur, karena secara peraturan dana Pilkada menjadi beban daerah masing-masing,” ungkap Nurmi SAg, yang resmi menjabat Ketua KIP Aceh Timur periode 2018-2023, sejak 14 September 2020 berdasarkan SK KPU RI menggantikan ketua sebelumnya.

Nurmi SAg, juga mengapresiasi keputusan KIP Aceh yang menjalankan amanah UUPA, dengan menetapkan jadwal pelaksanaan tahapan Pilkada di Aceh melalui rapat pleno Selasa kemarin yang dihadiri ketua dan komisioner KIP kabupaten kota di Aceh.

Hal ini, katanya, menepis isu yang selama ini beredar di masyarakat bahwa Pilkada di Aceh akan dilaksanakan tahun 2022, 2023, dan 2024.

“Suatu keputusan yang sangat luar bisa dari pimpinan kami, dengan kekompakan para komisioner nekat menetapkan tahapan Pilkada sesuai dengan amanah UUPA,” ungkap Nurmi.

Karena itu, ungkap Nurmi, pihaknya juga tak main-main dan segera berkoordinasi dengan sesama para komisioner lainnya, untuk melaksanakan rapat pleno penetapan tahapan Pilkada.

Sekaligus, menunggu instruksi lebih lanjut dari KIP Aceh.

Berdasarkan keputusan rapat pleno KIP Aceh, Selasa kemarin, tahapan Pilkada akan dimulai dari 1 April 2021. 

Sedangkan masa pendaftaran pasangan calon pada 11-13 November 2021, penetapan pasangan calon pada 2 Desember 2021, masa kampanye pada 5 Desember 2021-13 Februari 2022 dan pemungutan suara pada 17 Februari 2022. (*)

Penulis: Seni Hendri

Editor: Nurul Hayati

Sumber: Serambi Indonesia 

Direpost: Ayahdidien/kabaracehtimur


Post a Comment

0 Comments