Dua Pekan Vaksinasi, Pemerintah Baru Suntik 179 Ribu Orang

Sebanyak 179 ribu orang tenaga kesehatan sudah divaksinasi Covid-19 sejak program itu dimulai dua pekan lalu.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Foto: ANTARA FOTO/JOJON)

Jakarta, KABARACEHTIMUR.ONLINE 
-- 

Pemerintah baru menyuntik 179 ribu orang tenaga kesehatan dalam dua pekan vaksinasi Covid-19.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto masih optimistis target vaksinasi kepada 1,3 juta tenaga kesehatan bisa rampung sesuai target.

"Fasilitasi vaksinasi tahap pertama ini diperkirakan untuk 1,3 juta tenaga kesehatan dan pelayanan publik diharapkan ini mencapai target. Saat sekarang telah sekitar 179 ribu orang telah divaksinasi," kata Airlangga dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021, Selasa (26/1).

Dengan kata lain, jumlah orang yang telah divaksin baru setara 29,9 persen dari target vaksinasi bulan ini.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap 598.483 tenaga kesehatan di Januari 2021. Sementara 888.282 orang divaksinasi hingga akhir Februari.

Presiden Joko Widodo juga yakin Indonesia bisa melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap satu juta orang dalam sehari.

Meski begitu, Airlangga optimistis vaksinasi selesai sesuai target. Bahkan ia yakin vaksinasi bisa tuntas lebih cepat.

Dia, yang diketahui pernah positif Covid-19 itu, mengatakan vaksinasi massal ditargetkan selesai pada Maret 2022. Akan tetapi, Presiden Joko Widodo meminta vaksinasi dituntaskan pada Desember 2021.

"Sehingga ada percepatan terhadap 77 juta masyarakat yang rencana awal di bulan Januari-Maret tahun depan ditarik ke depan," ujar Airlangga.

Dalam salindia yang ditampilkan Airlangga, vaksinasi Covid-19 dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada Januari-April 2021.

Pada gelombang ini, vaksinasi dilakukan kepada 1,3 juta petugas kesehatan, 17,4 juta petugas publik, dan 21,5 juta lansia.

Gelombang kedua dilakukan pada April 2021 hingga Maret 2022. Sebanyak 63,9 juta masyarakat rentan akan didahulukan. Setelah itu, vaksin diberikan kepada 77,4 juta masyarakat umum.



CNN Indonesia (dhf/arh)


Post a Comment

0 Comments