UAS dan Ketakutan ‘Murka Penguasa’ di Aceh

KABAR ACEH TIMUR I BANDA ACEH – Sikap Pemerintah Aceh yang membatalkan ceramah agama oleh Ustad Abdul Somad (UAS) dalam rangka memperingati 16 tahun Tsunami di Stadion Harapan Bangsa, Provinsi Aceh, menyedot perhatian para pihak.

Pembatalan tiba-tiba ini sangat disayangkan. Apalagi, pembatalan terjadi sekitar seminggu sebelum acara berlangsung.

“UAS dianggap terlalu keras. Terutama soal penembakan 6 laskar FPI dan kasus penangkapan HRS,” ujar sumber atjehwatch.com di lingkup Pemerintah Aceh yang tak mau disebutkan namanya ini.

“Pimpinan kita (Pemerintah Aceh-red) khawatir ‘murka penguasa’. Jadi undangan untuk UAS atas nama pemerintah dibatalkan. Pemerintah Aceh mundur dari sponsor. Demikian juga Bank Aceh juga mundur (sponsor-red). Kan saham Aceh milik Pemerintah Aceh,” kata sumber ini lagi.

Sementara itu, informasi yang diperoleh atjehwatch.com, kedatangan UAS ke Aceh sebenarnya sudah diatur jauh hari.

“Jadi ada tidak adanya undangan Pemerintah Aceh, UAS sebenarnya tetap akan hadir ke Aceh. Pemerintah Aceh di tengah jalan muncul dan minta dihadirkan UAS. Pas ada jadwal 26-27 Desember. Tapi seminggu lalu, tiba-tiba Pemerintah Aceh membatalkan undangan untuk UAS. Posisi UAS diganti Ustad Ali Jaber,” kata sumber lainnya.

“UAS tetap datang tapi di luar undangan Pemerintah Aceh. Situasi politik nasional membuat banyak pihak takut,” katanya lagi.(*) by Atjeh Watch

Post a Comment

0 Comments