Koferensi Pers Akhir Tahun,Kapolda Aceh : Masalah Narkoba di Aceh Meningkat 200 Persen Tahun Ini

 


ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Narkoba di Aceh makin meningkat.

Polda Aceh menggagalkan penyelundupan 469 kg sabu serta 138 ribu butir pil ekstasi sepanjang 2020.

Peredaran narkoba disebut meningkat 200% tahun ini.

“Di tahun 2020, terjadi peningkatan yang sangat signifikan secara kualitas dalam masalah narkoba khususnya sabu karena meningkat lebih 200%,” kata Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Rabu (30/12/2020).

Wahyu mengatakan barang bukti sabu yang disita pada 2020 berjumlah 469 kg, sementara tahun sebelumnya berjumlah 92 kg. Peningkatan juga terjadi terhadap penyitaan pil ekstasi.

Ada 138 ribu butir pil ekstasi yang disita tahun ini. Sementara tahun sebelumnya berjumlah 4.354 butir.

Selain itu, polisi juga menyita 1,5 ton ganja serta memusnahkan 83 hektare ladang ganja. Wahyu mengatakan jumlah tersangka yang ditangkap berjumlah 2.144 orang terdiri atas 2.082 pria dan 62 wanita.

“Jumlah kasus yang ditangani Direktorat Narkoba 1.543 kasus dan sudah selesai semuanya,” jelas Wahyu.

Wahyu mengatakan penyelundupan narkoba di Aceh sangat memprihatinkan. Dia mengatakan narkoba yang diselundupkan ke Tanah Rencong itu ada yang dibawa ke luar Aceh.

“Ini adalah suatu hal yang cukup memprihatinkan sebenarnya secara prestasi kerja ini membanggakan tapi terhadap peredaran narkoba ini sesuatu yang memprihatinkan. Inilah yang harus kita tangani secara bersama-sama,” jelas Wahyu.

“Jadikan narkoba musuh kita bersama. Ini dalam rangka menyelamatkan generasi emas Aceh,” sambungnya. (*)

Post a Comment

0 Comments