Beredar Rekaman Suara Pelaku Pembunuhan Wanita di Malaysia



KABARACEHTIMUR - Media Sosial sedang diramaikan dengan sosok pembunuhan sadis yang terjadi di Jalan Sri Sarawak 18, Taman Sri Andalas, Kamis (24/12/2020). Dimana pembunuhan sadis itu viral di media sosial.


Media massa Facebook, Tiktok, dan Instagram, yang katanya pelaku pembunuhan itu warga asal Aceh.

Sebelumnya, tim infoacehtimur menghubungi salah satu warga Aceh yang berada di Malaysia, untuk dapat memberikan informasi lebih akurat terhadap pelaku pembunuhan seorang wanita berusia 20 tahun itu.

setelah mendapatkan hasil informasi yang diperoleh dari beberapa warga Aceh yang berada di area Malaysia, yaitu salah satunya di area kejadian. 

Pelaku pembunuhan yang bernama Safrizal itu bukan warga Aceh, hanya saja bertempat tinggal di Aceh yang berlokasi di Kota Langsa.

Dimana sebelumnya, beredar juga hasil screenshot dan rekaman suara, berdasarkan komentar terkait pembunuhan, bahwasanya Safrizal warga Medan-Sumut.

"Safrizal sebelumnya tinggal di Kota Langsa hanya sesaat, kemudian ia mengurus Paspor di Banda Aceh hanya melakukan kepentingan untuk bisa terbang ke Malaysia," ungkap warga Aceh.

Dalam hasil lansiran berbagai media massa, tim infoacehtimur menemukan sebuah video yang berdurasi 4:40 detik. Dimana video itu menjelaskan bahwa pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita berusia 20 tahun itu bukan warga Aceh.


Safrizal diburu berkait bunuh wanita Indonesia

Seorang lelaki Indonesia diburu bagi membantu siasatan dalam pembunuhan rakan wanita senegaranya dalam bilik sebuah rumah di Jalan Sri Sarawak 18, Taman Sri Andalas di sini,
semalam.

Ketua Polis Daerah Klang Selatan, Asisten Komisioner Shamsul Amar Ramli berkata, lelaki itu dikenali sebagai Safrizal yang dipercayai tinggal berlainan bilik di rumah tersebut.

“Sehubungan itu, orang ramai yang mempunyai maklumat diminta menghubungi pegawai penyiasat kes, Asisten Superintendan Zamrus Zakaria di talian 019-689 2777.

“Kes disiasat mengikut Seksyen 302 Kanun Keseksaan,” katanya ketika dihubungi Kosmo! sebentar tadi.

Kosmo! semalam melaporkan seorang wanita warga Indonesia mati dibunuh dengan kesan tikaman pada leher dengan
keadaan separuh bogel di dalam bilik sebuah rumah di Jalan Sri Sarawak 18, Taman Sri Andalas.

Mayat mangsa berusia 20an ditemui rakan serumah pukul 2.05 petang sebelum memaklumkan kepada pihak polis.

Persatuan Kebajikan Aceh Klang Malaysia, Biayai Pemulangan Jenazah Korban Pembunuhan

Persatuan Sosialisasi Ummat Ban Sigom Aceh (SUBA) Malaysia, melalui anak rantingnya Persatuan Kebajikan Aceh Klang, Kamis (24/12/2020) memfasilitasi pemulangan jenazah korban pembunuhan ke kampung halamannya.

Pemulangan jenazah Almarhumah Lisa (20) Tahun, seluruh biaya pemulangan di tanggung sepenuhnya oleh Persatuan Kebajikan Aceh, Klang hingga sampai ke kampung halamannya di Tanjung Balai, Sumatra Utara, Demikian tutur Murdani bin Awahid, Ketua Persatuan Kebajikan Aceh, Klang, Selangor, Malaysia.

Lanjut Murdani, saat ini kita bersama rekan rekan sedang melakukan upaya pemulangan korban dengan melakukan serangkaian pengurusan, baik izin dari pihak Polis dan pihak Hospital, dimana jenazah Almarhumah di semanyamkan.

Pemulangan ini merupakan bentuk kepedulian kita atas musibah yang terjadi kepada Almarhumah yang yang merupakan sesama warga Indonesia.

Kami pada kesempatan ini, mewakili masyarakat perantauan Aceh- Melayu di Malaysia mengutuk keras tindakan keji yang terjadi terhadap Almarhumah, Ucap Murdani.

” Kami meminta kepada Polis Kerajaan Malaysia segera tangkap pelaku dan jatuhi hukuman seberat beratnya, atas tindakan dan perbuatan pelaku yang mencoreng nama baik Aceh “, Tegas Murdani.

Kami bersama SUBA dan komunitas Masyarakat Aceh serantau siap bekerjasama dengan Polis untuk mencari keberadaan pelaku.Tutup Murdani dengan nada geram.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (23/12/2020) korban Lisa merupakan warga Tanjung Balai, Sumatra utara yang merupakan Tenaga migran Indonesia, bekerja di Malaysia.

Korban ditemukan meninggal dalam keadaan setengah bugil di kamar kosnya,lantai satu rumah toko di Taman Sri Andalas, Klang Selatan.

Korban tinggal bersama kakaknya yang juga bekerja sebagai Tenaga Migran Indonesia.

Hasil otopsi pihak Polis terhadap korban mendapati hasil, bahwa sebelum melakukan pembunuhan korban terlebih dahulu di perkosa di buktika dengan ditemukan bercak sperma pelaku di kemaluan korban.

Saat ini Polis Kerajaan Malysia terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah di ketahui identitasnya.(CMA) | Wali-news


Selanjutnya bisa ditonton


Post a Comment

0 Comments