Tiga Rumah Warga di Aceh Tamiang Retak Akibat Tanah Bergerak


ACEHSATU.COM, ACEH TAMIANG -Beberapa rumah yang berada dekat pinggir Sungai Tamiang di Kampong Benua Raja, Kecamatan Rantau dilaporkan retak akibat bergesernya tanah dekat pinggir sungai itu.


Diduga tanah tersebut bergeser akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir di Aceh Tamiang sehingga membuat kondisi tanah labil dan tergerus terlebih berada dekat Sungai Tamiang  


Rumah yang bergeser tersebut milik, Jamaludin (52) Warga Dusun melati Desa Benua Raja, rumah Hendri Irawadi (480 warga Dusun Melur  dan rumah  Herwin (39) juga warga Benua Raja Kecamtan Rantau.


Informasi yang diperoleh ACEHSATU.COM pada Sabtu (10/10/2020) kejadian tanah bergeser dilokasi sekitar tiga rumah terjadi secara tiba–tiba pada pagi hari, diawali suara dentuman keras dan dengar pemilik rumah Jamaluddin.


Jamluddin pun keluar rumah dan melihat bagian belakang rumahnya terjadi pergeseran akibat tanah ambles.


Akibat bergesernya tanah tersebut kondisi rumah warga retak bahkan menganga besar antara pondasi dan batu bata dinding rumah.


Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Datok Pnghulu Benua Raja.


Plh Camat Rantau, Imam Suheri kepada Tamiangsatu.com, Sabtu (10/10/2020) mengakui ada pergeseran tanah yang mengakibatkan rumah warga rusak namun tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.


“Kita sudah dapat laporan dari datok terkait kajadian yang menimpa rumah warga akibat bergesernya tanah di pinggi Sungai Tamiang itu,” ujar Imam Suheri.


Menurutnya, diduga pergeseran tanah tersebut terjadi karena beberapa hari terakhir di wilayah Aceh Tamiang terjadi curah hujan dengan intensitas cukup tinggi sehingga mengakibatkan kondisi tanah labil membuat tergerusnya tanah yang berada di pinggir aliran sungai itu.


Menurutnya, pinggir Sungai Tamiang itu harus dibangun Setpel untuk mengantisipasi  erosi di pinggi Sungai Tamiang Kampung Benua Raja. “Kita akan laporkan kondisi ini kepada pemerintah kabupaten agar cepat ditangani sehingga rumah warga aman dari pergeseran tanah demikian Camat Bayu sapaan akrab Iman Suheri. (*)

Post a Comment

0 Comments