Seorang Janda Asal Sumut Masuk Islam Di Aceh Timur

      

HABANANGGROE24.COM | ACEH TIMUR- Keyakinan seseoranng itu ada pada diri manusia,belum lama ini sempat heboh di Aceh Timur dengan beredar foto seorang gadis menikah di Gereja.



Salah seorang Janda Cantik Asal Medan Sumatra Utara masuk Islam Dan Menikah dengan salah seorang warga Desa Matang Pudeng kecamatan Pantee Bidari.


Berdasarkan hasil penelusuran langsung awak media ini bersama beberapa aparatur desa dan LSM, Janda Cantik tersebut bernama aslinya Julika nama sebelum Islam, Dia berasal dari Marga situmenyang Sedangkan nama Mualaf nya Sekarang Julaikha Dan betempat tinggal Sekarang Di Desa matang pudeng bersama suaminya.


Julaikha mengaku tertarik Dan senang dengan Pria pujaan hatinya karimudin, Karna niat ingin hidup bersama karimudin, akhirnya Julaikha memilih memeluk agama Islam Sejak 2018 Dan Menikah dengan karimudin.


" Saya merasa senang Dan bangga bisa masuk Islam, Karna menurut saya Inilah agama yang sesungguhnya, agama Islam ini adalah agama penutup akhir jaman, orang tua saya terserah saya aja, Karna saya sudah besar, Jadi ikutilah menurut keyakinan saya" ujar Julaikha kepada Sejumlah awak media Sabtu 4 Juli 2020


Lanjutnya Kami menikah tahun 2018 Dan Alhamdulillah kami sudah dikarunia satu anak laki - laki umur 6 Bulan namanya Muhammad safraan," Katanya 


Selama tinggal di desa ini pasangan suami istri karimudin Dan Julaikha hanya mendapatkan bantuan zakat Mualaf, Namun untuk bantuan lainnya belum pernah mereka dapatkan Padahal mereka tergolong keluarga kurang Mampu, Dan bahkan mereka masih numpang dirumah orang tua. 
        

Siti Zubaidah Janda (45) yang merupakan ibu Dari karimudin, Iya bekerja sehari-hari sebagai buruh Tani,  penghasilannya tidak menentu kadang kadang 25 ribu perhari kadang 20 ribu, Baru satu tahun ini lah saya Ada sedikit terbantu dengan adanya BPNT Dari kemensos.


Walaupun banyak pengeluaran nya,  seperti Sekarang,  pemasukan tidak ada, Namun untuk kehidupan sehari hari Insya Allah masih mencukupi. Karna dibantu juga oleh anak anak.


Untuk tempat tinggal Alhamdulillah saya dapat bantuan rumah rehab Dari Dana desa. Ujar Zubaidah


Sekdes matang pudeng Bakhtiar saat ditemui awak media mengatakan,  terkait bantuan untuk Mualaf, kita kesulitan karana administrasi nya belum lengkap, sehingga kita tidak bisa berbuat banyak, namun Sekarang kami sedang mengupayakan proses ADM Pindah dari  Medan ke Aceh dan insya Allah kita akan bantu biaya nya untuk ADM tersebut. Ujarnya 


Terkait dokumen Dia ( Julaikha) masuk Islam akan kami konsultasikan ke pihak KUA  setempat, Dan begitu juga terkait buku nikah,  


Alhamdulillah kami sangat gembira menerima Kedatangan Tamu di desa kami,  kami sangat bersyukur dengan bertambahnya saudara kami,  bahkan tidak hanya Julaikha, tapi ada dua orang lainnya sebelum Julaikha,  Silvi muliyana Asal Medan Marga sitohang,  missi Marga simanungkhalit juga Medan, sudah ada 3 orang yang masuk Islam didesa kami. Sebutnya.


Sementara Ketua Baitul Mal kabupaten Aceh Timur Abi Hasanuddin saat dikomfirmasi media ini melalui henphone mengatakan,  terkait bantuan untuk Mualaf,  pemerintah desa harus membawa data nya,  terutama sekali sertifikat dia masuk Islam dan Surat keterangan domisili, kalau KTP Dan KK tidak terlalu penting, yang penting hanya dua tadi syaratnya, Dan sampai hari ini belum ada Surat maupun pemberitahuan kepada kami dari desa tersebut, terkait adanya Mualaf didesa tersebut. Ujar kepala Baitul Mal

Post a Comment

0 Comments