Muzakir Daud Putra Alm Daud Paneuk Mantan Kombatan GAM Siap Dukung Amat Leumbeng



HABANANGGROE24.COM | ACEH TIMUR - Kisruhnya perbincangan Baliho Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Amat Leumbeng yang terpasang di jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di Kota Peureulak mengundang kritikan positif dari Yunan Nasution.


Sebelumya di beritakan di salah satu media online Yunan Nasution Minta Polda Aceh Tangkap Panglima GAM Asahan

Terkait pemberitaan tersebut Muzakir Daud Putra Alm Daud Paneuk Mantan Kombatan GAM angkat bicara terkait hal tersebut


Dari rekaman yang beredar di media sosial via Whatssap Muzakir Daud mengatakan siap mendukung Amat Leumbeng


" Assalamualaikum wr wb,nyoe loen tuan Muzakir Daud putra Daud Paneuk Balee Bam Idi Cut,dengonnyoe uloen tuan nyatakan dan sebagai pesan kepada Yunan Nasution,bila droneuh neu permasalahkan dengan sikap Panglima Asahan Ateuh kepentingan rakyat Aceh Timur khusus jieh pada umum jieh rakyat Aceh,maka kamoe nyatakan kamoe siap meutroen meudampingi Panglima Asahan alias Tgk Amat Leumbeng ateuh sikap gopnyam yang jroeh ateuh rakyat Aceh Timur wilayah peureulak khusus jieh,deungon nyoe droeneuh Tgk Amat Leumbeng Panglima Asahan kamoe beserta rakan-rakan dan masyarakat Aceh Timur siap mendampingi droneuh apapun kosekuensi jeih,terimakasih Assalamualaikum Wr Wb," Ucap Muzakir Daud dalam sebuah rekaman.


Sebelumnya Yunan Nasution meminta kapolda Aceh Tangkap Panglima Gam Asahan

 Nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005 adalah wujud perdamaian GAM dan Republik indonesia, dan sejak saat itu Gerakan Aceh Merdeka dinyatakan dibubarkan.

 

Namun, publik kembali diresahkan oleh perilaku salah satu oknum DPR Kabupaten Aceh Timur yang memasang baliho ucapan selamat hari raya Idul Fitri, namun dibawah namanya tertulis PANGLIMA GAM Asahan. Hal ini mendapat kritikan keras dari aktivis Aceh timur Yunan Nasution, SH, pasalnya hal itu dianggap meresahkan dan terkesan menakut-nakuti warga.

 

Yunan Nasution, SH Kamis, 11 Juni 2020 mengatakan, dirinya sangat menyayangkan apa yang dilakukan oknum DPRK tersebut, karena GAM sudah menyatakan damai dengan RI dan gerakan tersebut sudah membubarkan diri.

 

"Namun hari ini oknum DPR yang sering disapa Amat Lembeng tersebut menuliskan panglima GAM Asahan dibawah namanya sangat meresahkan masyarakat," ujar Yunan.

 

Yunan menambahkan, jika benar saat ini yang bersangkutan adalah Panglima GAM Asahan berarti dia masih memiliki anak buah dan memiliki pimpinan.

 

"Hal ini saya anggap serius dan saya berharap Polda Aceh segera mengusut masalah ini agar tidak membawa dampak buruk kedepannya bagi perdamaian di Aceh, dan kepada Ketua Partai oknum tersebut agar dapat mengontrol kader-kadernya," imbuhnya.

 

"Pimpinan DPR Aceh Timur juga saya harap untuk memberikan sangsi kepada oknum tersebut, karena dibawah tulisan Panglima GAM Asahan, juga tertulis Wakil Ketua Komisi C DPR Kabupaten Aceh Timur, Provinsinya Aceh," tandas Yunan.

Post a Comment

0 Comments