KPA Wilayah Peureulak dan Millennial Amat Leumbeng Minta Polda Aceh Tangkap Yunan Nasution


HABANANNGROE24.COM | ACEH TIMUR - Kisruhnya pembicaraan Baliho ucapan selamat hari raya Idul Fitri milik Amat Leumbeng yang terpasang di jalan lintas Medan-Banda Aceh tepatnya di Kota Peureulak mengundang komentar dari Aktivis Aceh Timur Yunan Nasution,Menurut Yunan Nasution , oknum DPR yang sering disapa Amat Lembeng tersebut menuliskan panglima GAM Asahan dibawah namanya sangat meresahkan masyarakat.


Atas Komentar Aktivis Aceh Timur tersebut mendapat kecam keras dari KPA Wilayah Peureulak dan Millenial Amat Leumbeng

"Kami atas nama KPA Wilayah Peureulak sangat menyesalkan pernyataan dari Saudara Yunan Nasution,Kami meminta Kapolda Aceh untuk segera menangkap Yunan Nasution,jika Kapolda Aceh tidak menangkap Yunan Nasution kami akan memanggil Yunan Nasution untuk mempertanggung jawabkan pernyataannya,kami juga meminta Yunan Nasution jangan membuat kisruh perdamaian Aceh yang telah terjaga selama ini," Ujar Mutasir AG juru bicara KPA Wilayah Peureulak dalam acara koferensi pers,Jumat (12/06/2020).

Selain itu Yuswanda (Rusia) Panglima Sagoe Julok juga mengecam keras pernyataan dari yunan nasution.

Sebelumnya di beritakan di sebuah media Online Yunan Nasution Minta Polda Aceh Tangkap Panglima GAM Asahan



Nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005 adalah wujud perdamaian GAM dan Republik indonesia, dan sejak saat itu Gerakan Aceh Merdeka dinyatakan dibubarkan.

 

Namun, publik kembali diresahkan oleh perilaku salah satu oknum DPR Kabupaten Aceh Timur yang memasang baliho ucapan selamat hari raya Idul Fitri, namun dibawah namanya tertulis PANGLIMA GAM Asahan. Hal ini mendapat kritikan keras dari aktivis Aceh timur Yunan Nasution, SH, pasalnya hal itu dianggap meresahkan dan terkesan menakut-nakuti warga.

 

Yunan Nasution, SH Kamis, 11 Juni 2020 mengatakan, dirinya sangat menyayangkan apa yang dilakukan oknum DPRK tersebut, karena GAM sudah menyatakan damai dengan RI dan gerakan tersebut sudah membubarkan diri.

 

"Namun hari ini oknum DPR yang sering disapa Amat Lembeng tersebut menuliskan panglima GAM Asahan dibawah namanya sangat meresahkan masyarakat," ujar Yunan.

 

Yunan menambahkan, jika benar saat ini yang bersangkutan adalah Panglima GAM Asahan berarti dia masih memiliki anak buah dan memiliki pimpinan.

 

"Hal ini saya anggap serius dan saya berharap Polda Aceh segera mengusut masalah ini agar tidak membawa dampak buruk kedepannya bagi perdamaian di Aceh, dan kepada Ketua Partai oknum tersebut agar dapat mengontrol kader-kadernya," imbuhnya.

 

"Pimpinan DPR Aceh Timur juga saya harap untuk memberikan sangsi kepada oknum tersebut, karena dibawah tulisan Panglima GAM Asahan, juga tertulis Wakil Ketua Komisi C DPR Kabupaten Aceh Timur, Provinsinya Aceh," tandas Yunan.

Post a Comment

0 Comments