Keuchik Gampong Teupin Pukat Berang Dengan Kondisi Jembatan Putus

HABANANGGROE24.COM | ACEH TIMUR - Jembatan yang menghubungkan dua gampong yakni gampong Teupin Pukat dan Kuala Bagok Kecamatan Nurussalam Aceh Timur menjadi jembatan utama untuk aktivitas nelayan mengangkut hasil laut sudah tidak bisa di pakai lagi.
Ambruknya jembatan pada 7 maret 2020 ini belum mendapat bantuan darurat seakan-akan para elit pemerintah menutup mana dengan keadaan kondisi jembatan tersebut.

Emosi Keuchik Gampong Teupin Pukat Nasrul SKM,tertulis di akun Facebooknya yang di posting pada 28 Juni 2020.
dalam akun bernama Rul Fatur menuliskan
"Jembatan antara desa Teupin pukat dan desa kuala bagok belum ada yang tersentuh bantuan dari pihak pemerintah terkait semenjak kejadian tgl  7 Maret 2020 sampai sekarang, apa kami masyarakat antara dua desa tersebut tidak diperduli, karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat ramai bukan dua desa kami tapi banyak penduduk lain yang melintasi jembatan tersebut,,,,,hoka Bupati, Gubernur,
 DPRK, DPRA, DPRI, dan DPD jgn  disaat membutuhkan rakyat baru muncul kepermukaan masyarakat,, kami sangat prihatin kalau caleg yang terpilih tidak ada perduli kepada kami masyarakat,,,,,???," Tulis Keuchik

Informasi yang berhasil di himpun,Jembatan tersebut akan di bangun tahun ini menggunakan Anggaran Gampong dari dua Gampong sebesar 50 juta per gampong di tambah anggaran dari kabupaten sebesar 200 juta.

Post a Comment

0 Comments