Amat Leumbeng Minta Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Timur Jangan Jadi Patung


HABANANGGROE24.COM | ACEH TIMUR - Viralnya di media sosial kedatangan beberapa orang bermata sipit (cina) sedang membagikan masker di salah satu Rumah Sakit Abdul Aziz Syah (RSAAS) Peureulak,mengejutkan para netizen dan mengunfang berbagai komentar dari masyarakat

Amat Leumbeng panglima GAM Asahan yang juga wakil ketua komisi C  DPRK Aceh Timur Fraksi Partai Aceh meminta pihak tim gugus jangan jadi seperti patung.

"Kedatangan orang asing kemaren ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah kemaren ini saya rasa kurang pantauan dari tim Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Timur,Seharusnya pada saat orang asing mengantarkan bantuan mareka mengetahui dan mendampingi,ini saya lihat kemarin mareka tidak ada di lapangan," Ujar Amat Leumbeng

Lanjutnya,mareka jangan seperti patung hanya diam saja

"Pihak tim Gugug tugas Covid-19 Aceh Timur jangan seperti patung,seharusnya kalian harus memantau orang asing yang masuk,Aceh Timur Zona Hijau,jangan sampai kedatangan orang asing membuat Aceh Timur menjadi Zona Merah,penanganan covid-19 harus kita tangani bersama,kedepannya tim Gugus harus bekerja semaksimal mungkin dalam menangani Covid-19 di Kabupaten Aceh Timur," Ujar Amat Leumbeng,Rabu (10/06/2020)

Di himpun dari suaraindonesia-news.com,
Direktur RSAAS Dr. Darma Widya saat dikonfirmasi perihal kedatangan sejumlah orang cina yang membawa bantuan tersebut membenarkan bahwa hari Selasa kemarin (9/6), mereka datang untuk menyerahkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) berupa Masker, namun pigak RS menolak bantuan tersebut karena tidak memenuhi prosedur kesehatan.

“Untuk di RS SAAS Peureulak kita tolak bantuannya karena kedatangan mereka tidak prosedural tanpa dilengkapi dokumen kesehatan dan pendampingan dari Dinkes dan Polsek, karena mereka datang dari zona merah ke zona hijau,” jelas dr Darma.

Post a Comment

0 Comments